kadang aku berhenti sejenak, melamunkan apa yang ada di pikiranku. melamunkan mimpi kita yang tak tau kapan akan berlabuh. aku bingung ini itu berakhir atau tidak.kalau teringat kala itu mungkin berakhir, tapi aku juga masih bimbang. seperti ini memang terlihat baik, tapi pernahkah kamu berpikir ''ini menyakitkan'' tapi "ini membingungkan". oh Tuhan, apa yang harus aku lakukan dengan keadaan seperti ini. Tuhan jika memang baik untukku, aku akan menjalani ini.
teringat itupun membuat aku trenyuh, rasa seperti terbang semakin tinggi lalu engkau jatuhkan dengan seketika. bahkan lukakupun kamu tak menghiraukan. aku memang sakit, tapi lebih sakit saat kamu tak lagi melihatku saat aku mengharap kau melihatmu. apa memang aku harus melihat punggungmu terus??
ingin memang mendekat padamu, tapi bertemupun kamu tak mau apalagi mendekat. segala cara memang aku lakukan, tapi kenapa harus tanpa riak setelah aku lemparkan batu padamu. apa memang tidak ada tempat persinggahan untukku menetap. deruku dalam 5 waktuku tak pernah lupa kusebut namamu, tapi apakah tak kan ada balasan??
jika kau ingat pengorbanan dahulu, apakah masih ada rasa yang tertinggal dalam lamunan itu. jika memang tak ada ijinkan sedetik saja waktuku untuk bersua.
penuh warna hidupku, penuh mimpi hidupku,penuh pengorbanan hidupku, dan penuh duka hidupku.
Sabtu, 14 Juni 2014
Kamis, 12 Juni 2014
PUISI
1000 Maafku
Ku selalu membentakmu
meminta hal yang ku inginkan
ku selalu perintahmu
dengan hal yang kumau
ku selalu membantah
apa yang kau minta
ku selalu menyakitimu
ku selalu buatmu menangis
ingin rasaku membalas semua yang kau lakukan padaku
tapi...apa dayaku
kau seperti sinar mentari
yang tak pernah meminta balasan
ku sadar 1000 maafpun tak sanggup membalas
apa yang kau beri padaku
hanya satu yang aku bisa
berusaha membahagiakanmu sampai ujung usiaku
heni 0907208
Ku selalu membentakmu
meminta hal yang ku inginkan
ku selalu perintahmu
dengan hal yang kumau
ku selalu membantah
apa yang kau minta
ku selalu menyakitimu
ku selalu buatmu menangis
ingin rasaku membalas semua yang kau lakukan padaku
tapi...apa dayaku
kau seperti sinar mentari
yang tak pernah meminta balasan
ku sadar 1000 maafpun tak sanggup membalas
apa yang kau beri padaku
hanya satu yang aku bisa
berusaha membahagiakanmu sampai ujung usiaku
heni 0907208
Rabu, 11 Juni 2014
alam
Pagi
kala sinar merekah membelah dunia
ketika cahaya mulai mengintip
ku tahu ini saatnya aku memberi sapaan padamu
pagi oh pagi
tetesan embunmu bangunkan aku dari mimpiku
senyapkan bayangan fatamorgana
munculkan alam fana menjadi nyata
kulihat sosok peri mulai bergelayutan dengan tugasnya
dan akupun mulai mendekat
mengisi kotak yang kosong
memenuhi hariku yang hampa
lelahkan aku dengan tetesan keringat ini
baringkan aku dengan kelelahan ini
dan mulai menutup kelopak mata ini
kembali dengan mimpi imajinasiku
Langganan:
Komentar (Atom)